Iklan

Listrik Tetap Menyala, 222 Teknisi PLN Jabar Serentak Rawat 304 Titik Jaringan, Raih Rekor MURI

Jumat, 25 September 2026, September 25, 2026 WIB Last Updated 2026-09-25T12:31:49Z

 


KUNINGAN. Buser Fakta Pendidikan. Com

Pemeliharaan jaringan listrik biasanya identik dengan penghentian sementara aliran listrik. Namun, pemandangan berbeda terjadi di wilayah Kuningan dan Cilimus, Jawa Barat.


Sebanyak 222 teknisi Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dikerahkan secara serentak untuk melakukan pemeliharaan jaringan tegangan menengah di 304 titik, tanpa menghentikan pasokan listrik pada jaringan yang ditangani.


Aksi yang berlangsung Rabu (24/9) tersebut bukan sekadar pekerjaan teknis. Pelaksanaan serentak itu mengantarkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).


Penghargaan diberikan untuk kategori “Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Metode Sentuh Langsung secara Serentak oleh Teknisi Terbanyak.”


Sebanyak 222 teknisi tersebut tergabung dalam 30 tim PDKB dan melakukan pemeliharaan jaringan di wilayah kerja ULP Cilimus dan ULP Kuningan, PLN UP3 Cirebon.


Pencapaian tersebut juga merupakan hasil kolaborasi lintas unit yang melibatkan PLN UID Jawa Barat, PLN UID Jawa Tengah, dan PLN UID Yogyakarta.


Bukan Sekadar Banyak Teknisi

Senior Manager MURI, Triyono, mengatakan pelaksanaan PDKB metode Sentuh Langsung dengan melibatkan 222 teknisi secara serentak memenuhi kriteria pencatatan rekor MURI.


Menurutnya, pekerjaan tersebut bukan sekadar persoalan jumlah personel yang dikerahkan. Metode pekerjaan dalam keadaan bertegangan membutuhkan kompetensi khusus, koordinasi yang kuat dan penerapan prosedur keselamatan.


“MURI mencatat pelaksanaan PDKB metode Sentuh Langsung secara serentak oleh 222 teknisi ini sebagai pencapaian yang belum pernah tercatat sebelumnya,” kata Triyono.


Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan kompleksitas pekerjaan yang dilakukan. Para teknisi bekerja pada jaringan yang tetap bertegangan, sehingga aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian penting dalam pelaksanaan.


304 Titik Dikerjakan, Listrik Tetap Mengalir

Selama satu hari pelaksanaan, 30 tim menyelesaikan pekerjaan pada 304 titik jaringan.


Enam jenis pekerjaan dilakukan, di antaranya pemasangan Lightning Arrester Jaring dan Protective Sleeve, pemeliharaan FCO Jaring, penggantian Lightning Arrester, penanganan konduktor terurai, hingga pemeliharaan Jumper Atas.


Melalui metode PDKB Sentuh Langsung, pemeliharaan dapat dilakukan ketika jaringan masih dalam kondisi bertegangan. Dengan demikian, PLN dapat melakukan pekerjaan pada jaringan yang ditangani tanpa menghentikan sementara pasokan listrik kepada pelanggan.


Bagi masyarakat, keberlanjutan pasokan tersebut menjadi penting karena listrik menopang berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pelayanan publik, pendidikan hingga kegiatan ekonomi.


General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel yang terlibat.


“Kami mengapresiasi seluruh teknisi PDKB dan tim yang terlibat, termasuk dukungan dari PLN UID Jawa Tengah dan PLN UID Yogyakarta,” ujar Joharifin.


Rekor Bukan Sekadar Seremoni

Joharifin menegaskan bahwa penghargaan MURI bukan menjadi tujuan akhir. Menurutnya, pencapaian tersebut harus diterjemahkan ke dalam peningkatan keandalan jaringan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Yang paling penting, pencapaian ini harus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan dan masyarakat,” katanya.


Ia menyebut kemampuan melakukan pemeliharaan tanpa padam semakin penting seiring ketergantungan masyarakat terhadap listrik yang terus meningkat.


“Di sinilah nilai utama PDKB. Jaringan dapat tetap kami pelihara dan potensi gangguan dimitigasi, sementara pelanggan tetap menikmati pasokan listrik untuk menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.


Menurut Joharifin, seluruh pekerjaan tersebut dilakukan oleh personel dengan kompetensi khusus, prosedur kerja yang ketat serta keselamatan sebagai prioritas utama.


Kolaborasi Menjadi Kunci

Capaian 222 teknisi dalam satu pelaksanaan sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas unit dalam pekerjaan jaringan bertegangan.


PLN UID Jawa Barat menyatakan momentum tersebut akan digunakan untuk terus memperkuat kompetensi personel dan mengembangkan pola pemeliharaan jaringan yang semakin efektif.


“Rekor ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi bukan tujuan akhir. Semangat yang kami bawa setelah pencapaian ini adalah bagaimana kompetensi dan kolaborasi yang sama terus diterjemahkan menjadi keandalan listrik dan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutur Joharifin.


Dengan demikian, nilai utama dari pencapaian tersebut bukan semata-mata piagam rekor. Di balik angka 222 teknisi, 30 tim dan 304 titik jaringan, terdapat pekerjaan pemeliharaan yang ditujukan untuk menjaga keandalan jaringan sekaligus mempertahankan kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Listrik Tetap Menyala, 222 Teknisi PLN Jabar Serentak Rawat 304 Titik Jaringan, Raih Rekor MURI
  • 0

Terkini