Iklan

SK Kepengurusan Baru Terbit, Projo Riau Tancap Gas: Konsolidasi DPC-PAC hingga Audiensi Forkopimda

Senin, 10 Agustus 2026, Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T09:16:48Z

 


PEKANBARU. Buser Fakta Pendidikan. Com


Setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro-Jokowi (Projo), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Provinsi Riau langsung tancap gas memperkuat mesin organisasi.


Langkah tersebut diawali dengan rapat perdana jajaran pengurus baru DPD Projo Riau yang digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang perkenalan pengurus, tetapi juga menjadi titik awal penyusunan agenda organisasi dan strategi konsolidasi Projo di seluruh wilayah Riau.


Ketua DPD Projo Provinsi Riau, Dodi Kurniawan, mengatakan penguatan struktur organisasi menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan baru.


Menurut Dodi, konsolidasi akan dilakukan secara bertahap dengan mendorong terbentuk dan berkembangnya struktur organisasi hingga tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).


“Rapat perdana ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi. Kita akan fokus melakukan pengembangan DPC dan PAC agar struktur organisasi Projo di Riau semakin solid dan mampu bergerak sampai ke tingkat bawah,” ujar Dodi.


Ia menegaskan, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat provinsi. Kehadiran organisasi hingga tingkat daerah dinilai penting agar komunikasi dan pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.


Karena itu, konsolidasi internal menjadi agenda awal yang akan dikebut oleh kepengurusan baru.


Tak Hanya Konsolidasi, Projo Riau Siapkan Sinergi dengan Pemerintah


Selain membenahi struktur internal, DPD Projo Riau menyatakan akan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.


Dodi mengatakan Projo Riau siap mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah.


Namun, dukungan tersebut menurutnya harus diwujudkan melalui kontribusi nyata organisasi di tengah masyarakat.


“Projo Riau siap bekerja sama dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Kita ingin organisasi ini hadir dengan kerja nyata dan memberikan kontribusi positif bagi daerah,” tegasnya.


Pernyataan tersebut menjadi salah satu arah yang ingin dibangun dalam kepengurusan baru Projo Riau, yakni menjadikan organisasi tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga memiliki peran dalam dinamika pembangunan daerah.


Segera Audiensi dengan Forkopimda Riau

Agenda berikutnya yang telah disiapkan DPD Projo Riau adalah melakukan audiensi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau.


Audiensi tersebut akan menjadi ruang komunikasi antara kepengurusan baru Projo Riau dengan unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.


Dodi menyebut komunikasi dan sinergi menjadi hal penting dalam menjaga hubungan kelembagaan sekaligus mendukung terciptanya situasi daerah yang kondusif.


“Kita dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan Forkopimda Riau. Ini bagian dari langkah kita untuk membangun komunikasi dan sinergi yang baik demi mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas daerah,” pungkas Dodi.


Dengan terbitnya SK kepengurusan baru, DPD Projo Riau kini memasuki babak baru organisasi. Konsolidasi internal, penguatan DPC dan PAC, serta pembangunan komunikasi dengan pemerintah menjadi agenda awal yang akan menentukan arah gerak kepengurusan tersebut.


Rapat perdana pada 8 Agustus 2026 pun menjadi penanda dimulainya langkah tersebut.


Kini, tantangannya bukan sekadar membangun struktur di atas kertas, tetapi memastikan struktur organisasi benar-benar hidup hingga ke tingkat bawah dan mampu memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat Riau. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • SK Kepengurusan Baru Terbit, Projo Riau Tancap Gas: Konsolidasi DPC-PAC hingga Audiensi Forkopimda
  • 0

Terkini