Pekanbaru,Buser Fakta Pendidikan. Com
Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Muhamad Jumhur Hidayat, di Bandara Sultan Syarif Qasim II, Pekanbaru, disambut meriah oleh jajaran serikat buruh. Suasana penyambutan yang diwarnai yel-yel “maju terus pantang mundur” dan “hidup buruh” menjadi penegas bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarat harapan.
Barisan massa dari PD FSPTI Provinsi Riau dan PD KSPSI Provinsi Riau tampak memadati area kedatangan. Mereka hadir menyambut sosok yang juga menjabat Ketua Umum KSPSI Pusat itu, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian yang dipimpin oleh Kapolda Riau, Herry H.
Ketua PD FSPTI Provinsi Riau, Dedi Kusnedi, menyatakan bahwa kehadiran Muhamad Jumhur Hidayat menjadi momentum penting bagi arah gerakan buruh di daerah. Ia menyinggung soal legalitas organisasi yang menurutnya harus jelas dan sah sebagai fondasi utama menjaga stabilitas.
“Kami berharap kehadiran beliau membawa perubahan baru dan harapan baru bagi buruh di Provinsi Riau, khususnya FSPTI. Legalitas yang benar dan sah menjadi kunci agar organisasi buruh bisa berjalan aman dan kondusif,” tegas Dedi kepada awak media.
Selain penyambutan, agenda juga diisi dengan sesi foto bersama antara jajaran serikat buruh, Menteri Lingkungan Hidup, dan Kapolda Riau. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemerintah, aparat, dan elemen buruh.
Kunjungan ini dinilai sebagai sinyal penting di tengah dinamika internal organisasi buruh yang kerap diwarnai perdebatan soal legitimasi dan arah perjuangan. Publik kini menanti, apakah kehadiran Jumhur benar-benar membawa angin perubahan, atau sekadar menjadi seremoni yang berlalu tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan buruh di Riau. (Red)



