Bekasi. Buser Fakta Pendidikan. Com
Insiden kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam, melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh. Tim dari Kantor SAR Jakarta bersama Unit Siaga SAR Bekasi langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, menyatakan pihaknya masih fokus pada pengerahan personel dan belum memiliki data pasti terkait jumlah korban.
“Kami belum ada data korban. Masih pengerahan tim ke lokasi,” ujarnya di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, kemungkinan dukungan tambahan juga datang dari Basarnas Special Group guna mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.
Menurut informasi awal yang dihimpun di lapangan, KRL Commuter Line saat itu tengah berhenti di jalur 1 dengan tujuan Cikarang. Namun, beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat masuk ke jalur yang sama dan langsung menabrak rangkaian KRL tersebut.
Salah satu penumpang selamat, Heri, mengungkapkan kondisi mencekam saat tabrakan terjadi.
“Commuter Line mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” katanya.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas gabungan bersama warga terus membantu mengevakuasi penumpang dari dalam gerbong. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka-luka, bahkan ada yang dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Pihak berwenang masih melakukan pendataan korban serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang terjadi di jalur padat tersebut (Red)



