Kota Bekasi.Buser Fakta Pendidikan.Com
Ketua DPD LSM Kampak-RI Provinsi Jawa Barat, Indra Pardede, menyayangkan minimnya fasilitas kesehatan di sejumlah pos mudik yang berada di wilayah Bekasi. Ia menilai tidak tersedianya tenaga medis maupun ambulans di beberapa titik posko mudik berpotensi membahayakan para pemudik.
Menurut Indra, arus pemudik yang melintas Kota Bekasi cukup tinggi, khususnya pengendara roda dua yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, fasilitas pendukung kesehatan di sejumlah posko dinilai belum memadai.
“Banyak pemudik melintas di wilayah Kota Bekasi, terutama pengendara sepeda motor. Kami melihat beberapa pos mudik belum dilengkapi tenaga medis maupun ambulans. Hal ini tentu sangat disayangkan,” ujar Indra kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi perlu segera mengambil kebijakan dengan menugaskan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk berjaga di setiap posko mudik. Menurutnya, minimal setiap pos mudik harus memiliki satu unit ambulans beserta tenaga medis yang siap memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat.
Dari hasil pemantauan LSM Kampak-RI Jawa Barat di lapangan, pihaknya berharap Tri Adhianto dapat segera menginstruksikan penyediaan layanan kesehatan di seluruh pos mudik yang berada di wilayah Kota Bekasi.
“Jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat, penanganan medis harus bisa dilakukan dengan cepat. Karena itu, keberadaan ambulans dan tim medis di setiap pos sangat penting,” tegasnya.
Indra juga menyinggung langkah Dedi Mulyadi yang diketahui menyediakan kendaraan dinasnya untuk dijadikan ambulans selama arus mudik dan balik Lebaran.
Ia mempertanyakan mengapa sejumlah ambulans milik Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang masih terparkir di pool kantor belum dimanfaatkan secara maksimal pada momentum arus mudik Idul Fitri.
“Kalau gubernur saja sampai menyediakan mobil dinasnya untuk ambulans saat mudik Lebaran, seharusnya ambulans yang ada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi juga bisa dimaksimalkan untuk membantu para pemudik,” pungkas Indra. (Rohman/Rifai)




