Iklan

Ngaku Orang PT TBIG, Dua Oknum Hampir Peras Warga Bengkalis dengan Skema Tower Palsu

Kamis, 15 Januari 2026, Januari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-15T15:58:58Z

 


BENGKALIS.Buser Fakta Pendidikan.com


Dua orang oknum yang mengaku sebagai petugas perusahaan infrastruktur telekomunikasi diduga mencoba melakukan aksi penipuan dengan modus survei pembangunan tower menara di Desa Bukit Batu, Dusun Parit Rodi, Kabupaten Bengkalis. Seorang warga yang juga berprofesi sebagai wartawan, Zul, nyaris menjadi korban dalam kejadian yang berlangsung sejak awal Januari 2026 itu.


Kepada media, Selasa (14/1/2026), Zul mengungkapkan awal peristiwa yang terjadi pada 5 Januari 2026. Saat itu, seorang pria yang memperkenalkan diri sebagai Wahyu, bagian survei dari PT Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG), mendatangi rumahnya dan menanyakan status lahan di belakang rumah. Wahyu mengaku titik koordinat di lahan itu memiliki sinyal kuat dan disebut sebagai lokasi potensial pembangunan tower.


“Karena sekarang banyak modus penipuan, saya terima mereka dengan hati-hati. Mereka menjanjikan datang lagi pukul 17.00 bersama manajernya,” ujarnya.


Datang dengan ID Card dan Mengaku Manajer Survei

Sore harinya, Wahyu datang bersama dua orang lain. Salah satunya, yang memperkenalkan diri sebagai M. Raden Arya, ST., MT., mengaku sebagai manajer lapangan PT TBIG. Mereka datang rapi, sopan, serta menunjukkan ID Card perusahaan, sehingga membuat Zul dan keluarganya sedikit percaya.


Keesokan harinya, kedua oknum kembali meminta fotokopi KTP, KK, dan pas foto, dengan alasan kelengkapan administrasi sebelum kontrak pembangunan tower. Kecurigaan mulai muncul ketika para oknum itu melarang Zul memanggil Sekdes, yang juga abang ipar istrinya. Namun setelah didesak, mereka terpaksa menerima kehadiran Sekdes.


Draf Kontrak Palsu dan Modus “Bisnis Madu”

Selanjutnya, kedua oknum mengirimkan draf kontrak melalui aplikasi pesan. Zul mencetak dan mempelajarinya bersama Sekdes. Di dalam draf tersebut ia menemukan beberapa kejanggalan, termasuk skema pembayaran yang tidak lazim.


Ketika Zul mulai kritis, modus lain justru muncul. Raden Arya tiba-tiba menawarkan kerja sampingan berupa pembelian madu kelulut dan madu lebah, mengaku berhubungan dengan PT Sidomuncul. Tidak lama kemudian, Zul didatangi beberapa orang yang menekan agar ia membayar uang muka madu hingga puluhan juta rupiah.


“Untung saya tetap pegang prinsip. Tidak ada uang, tidak akan kirim DP. Di situ saya makin yakin ini penipuan,” kata Zul.


Beberapa nomor penjual madu itu kemudian hilang, tidak aktif, bahkan memblokir nomor Zul begitu permintaan uang muka ditolak.

Konfirmasi Resmi: Tidak Terdaftar Sebagai Karyawan PT TBIG

Merasa janggal, Zul menghubungi kantor PT TBIG cabang Pekanbaru. Dari perbincangan dengan seorang manajemen bernama Bambang, dipastikan bahwa nama Wahyu maupun M. Raden Arya ST., MT. tidak tercatat sebagai karyawan PT TBIG.


“Pihak PT TBIG menyampaikan terima kasih karena laporan saya membantu mereka memperingatkan masyarakat. Mereka juga bilang kasus seperti ini sudah banyak,” ujar Zul.


Selain itu, PT TBIG meminta foto kedua oknum untuk dibagikan internal agar tidak ada lagi warga menjadi korban.


Tak Ada Kerugian Finansial, tapi Data Pribadi Sudah Terlanjur Diserahkan

Zul bersyukur tidak mengalami kerugian uang. Namun ia mengaku kecewa karena fotokopi KTP, KK, dan pas foto sudah terlanjur diberikan kepada oknum tersebut.


“Walau tidak rugi uang, tenaga dan waktu banyak terbuang. Anak istri juga sempat senang, berharap pembangunan tower bisa membantu jaringan di kampung,” ungkapnya.


Zul juga sempat meminta pendapat seorang keluarganya yang bertugas di Polda. Ia disarankan tetap waspada dan mengikuti perkembangan, sambil mencari tahu kebenaran identitas oknum tersebut.


Harapan Pembangunan Tower Tetap Ada

Meski demikian, Zul tetap berharap PT TBIG benar-benar mempertimbangkan pembangunan tower di daerah itu.


“Warga di sini sudah lama kesulitan jaringan. Kalau pun nanti benar dibangun, sebagian rezekinya sudah saya niatkan untuk anak yatim dan kegiatan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Ngaku Orang PT TBIG, Dua Oknum Hampir Peras Warga Bengkalis dengan Skema Tower Palsu
  • 0

Terkini