Iklan

FPII–Trinusa Satukan Kekuatan di Sidrap, Siap Bongkar Praktik KKN di Sulsel

Senin, 16 Maret 2026, Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-17T01:06:03Z

 


SIDRAP, SULSEL. Buser Fakta Pendidikan. Com


Semangat kebersamaan dan komitmen pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) menjadi sorotan utama dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar LSM Triga Nusantara (Trinusa) Korwil Ajatappareng bersama Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sulawesi Selatan.


Kegiatan bertema “Merajut Kebersamaan, Memperkuat Kekompakan” ini berlangsung khidmat di kediaman Ketua Korwil Trinusa Ajatappareng, M. Rusli, SH, di Bendoro, Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Ahad (15/03/2026).


Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, Ketua FPII Setwil Sulsel, Risal Bakri, menegaskan pentingnya sinergi antara pers dan lembaga swadaya masyarakat dalam memerangi praktik KKN yang dinilainya sebagai penyakit sistemik.


“Pers melalui FPII berperan sebagai watchdog yang menyajikan informasi objektif, sementara LSM Trinusa menjadi kontrol sosial di lapangan. Ketika dua kekuatan ini bersatu, ruang gerak pelaku KKN akan semakin sempit,” tegasnya.


Risal juga memaparkan bahwa FPII hadir sebagai garda terdepan dalam membela insan pers di Indonesia, dengan jaringan yang telah terbentuk di 31 provinsi dan menaungi sedikitnya 1.300 media, baik online, cetak, maupun elektronik, di bawah kepemimpinan Ketua Presidium FPII, Dra. Kasihhati.


Ia menekankan tiga pilar utama dalam membangun gerakan bersama tersebut, yakni integritas, solidaritas, dan kesatuan visi demi kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah Ajatappareng dan Sulawesi Selatan.


Lebih lanjut, Risal mengungkapkan bahwa sinergi antara FPII dan Trinusa tidak hanya bersifat seremonial. Kedua pihak sepakat mendorong langkah konkret melalui integrasi investigasi, di mana temuan lapangan oleh LSM akan dikembangkan menjadi laporan jurnalistik yang berdampak luas.


Selain itu, pembentukan posko pengaduan bersama serta pengawalan ketat terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi agenda prioritas guna mendorong transparansi pemerintahan.


Sementara itu, Ketua Korwil Trinusa Ajatappareng, M. Rusli, SH, menyampaikan apresiasi atas dukungan FPII yang dinilainya sebagai mitra strategis dalam memperluas peran dan eksistensi organisasi.


“Kami sangat menghargai FPII. Tanpa peran media, Triga Nusantara tidak akan dikenal luas seperti sekarang, khususnya di Sulawesi Selatan. Sinergi ini harus terus diperkuat demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Rusli juga menegaskan pentingnya kerja kolektif di internal organisasi. Ia mengingatkan seluruh anggota agar tidak bergerak sendiri-sendiri, melainkan mengedepankan kerja tim demi hasil yang maksimal serta menjaga kepercayaan publik.


“Kebersamaan dan kekompakan adalah kunci utama. Kepercayaan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.


Acara ditutup dengan pesan moral bahwa kolaborasi antara pers independen dan LSM yang vokal bukan hanya menjadi ancaman serius bagi pelaku korupsi, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua FPII Sulsel Egy Sunardi Nurdin, Sekretaris FPII Sulsel Thamrin Nawawi, Divisi Hukum Supratman, SH dan Umar Lau, SH, Ketua Divisi Analisis dan Kajian Ashadi Kadir, Ketua DPC Trinusa Sidrap, Ketua DPC Trinusa Parepare Kaharuddin, serta Ketua DPC Trinusa Pinrang Andi Arsyad. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • FPII–Trinusa Satukan Kekuatan di Sidrap, Siap Bongkar Praktik KKN di Sulsel
  • 0

Terkini