Iklan

Lelang Direksi BUMD Siak Digemparkan Isu Nepotisme, LSM Forkorindo: Jangan Korbankan Pengelola yang Terbukti Beri Deviden!

Senin, 19 Januari 2026, Januari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-01-19T16:22:30Z

 


Siak.Buser Fakta Pendidikan.com


Wacana lelang jabatan direksi dan komisaris di lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak mulai memantik kegelisahan publik. Pasalnya, isu kedekatan, kepentingan tertentu hingga aroma dugaan “balas budi” dinilai mengintai proses seleksi yang seharusnya berjalan profesional.


Ketua LSM Forkorindo Kabupaten Siak, Syahnurdin, bersama jajaran pengurus, angkat suara keras pada Minggu (19/1/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus jernih dalam memilah BUMD mana yang layak dilelang dan mana yang justru harus dipertahankan karena terbukti menyumbang deviden untuk daerah.


“Jangan sampai direksi yang sudah bekerja keras, mampu, dan terbukti memberikan kontribusi nyata bagi PAD justru dikorbankan hanya karena ada unsur-unsur lain, kedekatan, atau kepentingan tertentu,” tegas Syahnurdin.


Menurutnya, jelang pelaksanaan lelang jabatan untuk jajaran Direktur, Komisaris hingga Dewan Direksi di lima BUMD raksasa Siak, pemerintah wajib objektif. Terlebih, tidak semua BUMD selama ini mampu memberikan pendapatan bagi daerah.



“BUMD yang dari tahun ke tahun hanya janji dan target tapi nihil hasil, itu yang sewajarnya dilelang. Bukan justru yang jelas-jelas menyetor deviden dan punya progres kerja nyata,” ujarnya.


LSM: Jangan Ada Nepotisme Berkedok Lelang Terbuka

Syahnurdin mengingatkan, keberhasilan BUMD yang mampu menghasilkan PAD tidak lahir secara instan. Di balik itu ada proses kerja keras, tanggung jawab, serta manajemen yang solid. Maka, bila pemerintah gegabah mengganti direksi yang berprestasi, kerugian daerah justru mengintai.


“Keberhasilan itu bukan sulap. Ada proses, progres, dan tanggung jawab mereka kepada daerah dan masyarakat. Itu harus dihargai, bukan digeser demi kepentingan tertentu.”


LSM Forkorindo, lanjutnya, tidak memiliki kepentingan dalam proses lelang jabatan tersebut. Namun sebagai lembaga sosial kontrol, pihaknya wajib menyampaikan pandangan agar kebijakan tidak malah merugikan masyarakat.


“Tempatkan orang yang teruji, bukan yang hanya terlihat enak duduk di kursi direksi. Kursi itu bukan hadiah, tapi amanah dari kinerja yang sudah terbukti.”


Pemkab Siak: Lelang Terbuka untuk Mencari yang Terbaik

Sementara itu, dikutip dari pemberitaan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan lima BUMD yang akan dilelang adalah:

PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB)

PT Bumi Siak Pusako (BSP)

PT Sarana Pertambangan Energi (SPE)

Sarana Pembangunan Siak (SPS)

PT Permodalan Siak (Persi)

Asisten II Setkab Siak, H. Heriyanto SH, yang juga Komisaris PT BSP, menyebut lelang ini bertujuan membuka peluang bagi putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia untuk berkontribusi membangun Siak.


“Kami ingin BUMD berinovasi, tidak terus menerus bergantung pada penyertaan modal. Kami membutuhkan orang-orang yang punya komitmen dan kualifikasi,” ujar Heriyanto.

Saat ini, persyaratan lelang tengah difinalisasi agar proses seleksi dapat menghasilkan kandidat terbaik.


Di tengah perbedaan pandangan antara LSM dan Pemkab, satu hal menjadi sorotan: proses seleksi harus transparan, bebas intervensi, dan hanya mengedepankan profesionalitas. Masyarakat menunggu bukti, apakah lelang ini benar untuk peningkatan kualitas BUMD atau justru menjadi pintu masuk kepentingan yang dapat merugikan daerah. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Lelang Direksi BUMD Siak Digemparkan Isu Nepotisme, LSM Forkorindo: Jangan Korbankan Pengelola yang Terbukti Beri Deviden!
  • 0

Terkini